Jumat, 26 Desember 2014

DESAIN GRAFIS (GRAPHIC DESIGN)

DESAIN GRAFIS (GRAPHIC DESIGN)

Desain Grafis merupakan suatu seni dan sekaligus sebuah komunikasi visual yang penyampainnya dilakukan melalui media berupa karya visual teks, gambar, dan video baik itu satu dimensi, dua dimensi ataupun tiga dimensi. Desain sendiri memiliki arti yang sangat luas, tapi secara keseluruhan desain bisa di artikan sebagai sebuah karya imajinasi manusia. Sedangkan grafis merupakan jenis sebuah hasil karya berupa gabungan garis-garis yang membentuk coretan yang memiliki sebuah arti atau makna.

I. History Of Graphic Design

1.1 The advent of Painting

Pada tahun 1447, Johannes Gutenberg (1398-1468) menemukan teknologi mesin cetak yang bisa digerakkan dengan model tekanan menyerupai desain yang digunakan di Rhineland, Jerman, untuk menghasilkan anggur. Ini adalah suatu pengembangan revolusioner yang memungkinkan produksi buku secara massal dengan biaya rendah, yang menjadi bagian dari ledakan informasi pada masa kebangkitan kembali Eropa. Tahun 1450 Guterberg bekerjasama dengan pedagang dan pemodal Johannes Fust, dibantu oleh Peter Schoffer ia mencetak “Latin Bible” atau disebut “Guterberg Bible”, “Mararin Bible” atau “42 line Bible” yang diselesaikanya pada tahun 1456. Temuan Gutenberg tersebut telah mendukung perkembangan seni ilustrasi di Jerman terutama untuk hiasan buku. Pada masa itu juga berkembang corak huruf (tipografi). Ilustrasi pada masa itu cenderung realis dan tidak banyak icon. Seniman besarnya antara lain Lucas Cranach dengan karyanya “Where of Babilon” .

Pada perkembangan berikutnya, Aloys Senefelder (1771-1834) menemukan teknik cetak Lithografi. Berbeda dengan mesin cetak Guterberg yang memanfaatkan tehnik cetak tinggi, teknik cetak lithografi menggunakan tehnik cetak datar yang memanfaatkan prinsip saling tolak antara air dengan minyak. Nama lithografi tersebut dari master cetak yang menggunakan media batu litho. Tehnik ini memungkinkan untuk melakukan penggambaran secara lebih leluasa dalam bentuk blok-blok serta ukuran besar, juga memungkinkan dilakukannya pemisahan warna. Sehingga masa ini mendukung pesatnya perkembangan seni poster. Masa keemasan ini disebu-sebut sebagai “The Golden Age of The Poster”.

1.2 Emergence of the Design Industry

Di akhir abad 19 Eropa, terutama di Inggris, gerakan mulai untuk memisahkan desain grafis dari seni rupa.

Pada tahun 1849, Henry Cole menjadi salah satu kekuatan utama dalam pendidikan desain di Inggris, memberitahu pemerintah tentang pentingnya desain dalam bukunya Jurnal Desain dan Manufaktur. Ia mengorganisasi Pameran Besar sebagai perayaan teknologi industri modern dan desain Victoria.

Dari 1891-1896 William Morris ‘Kelmscott Press menerbitkan buku yang beberapa yang paling signifikan dari produk desain grafis dari gerakan Seni dan Kerajinan, dan membuat bisnis yang sangat menguntungkan untuk menciptakan buku perbaikan gaya yang besar dan menjualnya kepada orang kaya untuk premi. Morris membuktikan bahwa pasar ada selama karya desain grafis di kanan mereka sendiri dan membantu merintis pemisahan desain dari produksi dan dari seni rupa. Pekerjaan Pers Kelmscott ditandai dengan obsesi dengan gaya historis. Historisisme ini, bagaimanapun, penting karena sebesar reaksi yang signifikan pertama dengan keadaan basi desain grafis abad kesembilan belas. Bekerja Morris, bersama dengan sisa gerakan Press Swasta, langsung mempengaruhi Art Nouveau dan secara tidak langsung bertanggung jawab untuk pengembangan dalam desain awal abad kedua puluh grafis pada umumnya.

1.3 Twentieth Century Design

Nama “Desain Grafis” pertama kali muncul dicetak dalam esai 1922 “New Jenis Percetakan Panggilan untuk New Design” oleh William Addison Dwiggins, seorang desainer buku Amerika di awal abad 20. Raffe’s Desain Grafis, yang diterbitkan pada tahun 1927, dianggap sebagai buku pertama yang menggunakan “Desain Grafis” dalam judul. Signage di London Underground adalah contoh desain klasik dari era modern dan menggunakan font yang dirancang oleh Edward Johnston pada tahun 1916.

Jan Tschichold kodifikasi prinsip-prinsip tipografi modern pada tahun 1928 bukunya, New Tipografi. Dia kemudian menolak filsafat dia yang dianut dalam buku ini sebagai fasis, tapi tetap sangat berpengaruh. Tschichold, Bauhaus typographers seperti Herbert Bayer dan Laszlo Moholy-Nagy, dan El Lissitzky adalah bapak desain grafis seperti yang kita kenal sekarang. Mereka memelopori teknik produksi dan perangkat gaya digunakan di seluruh abad kedua puluh. Tahun-tahun berikutnya melihat desain grafis di gaya modern mendapatkan penerimaan luas dan aplikasi. Pasca Perang Dunia II Amerika booming ekonomi menentukan kebutuhan yang lebih besar untuk desain grafis, terutama iklan dan kemasan. Emigrasi dari sekolah Bauhaus Jerman desain ke Chicago pada tahun 1937 “yang diproduksi secara massal” minimalis ke Amerika, memicu api liar arsitektur “modern” dan desain. nama-nama terkenal dalam desain modern pertengahan abad termasuk Adrian Frutiger, perancang Univers tipografi dan Frutiger; Paul Rand, yang, dari akhir 1930-an sampai kematiannya pada tahun 1996, mengambil prinsip-prinsip Bauhaus dan diterapkan mereka untuk iklan populer dan desain logo , membantu menciptakan pendekatan unik minimalis Eropa Amerika untuk sementara menjadi salah satu pelopor utama subset dari desain grafis yang dikenal sebagai identitas perusahaan, dan Josef Müller-Brockmann, yang merancang poster secara parah namun dapat diakses khas tahun 1950-an dan 1970-an era.

II. Type Of Graphic Design
Drafter

Desainer khusus untuk membuat arsitektur dan rancang bangun yang simetris dan digunakan untuk keperluan pembuatan sesuatu yang memerlukan ketelitian tinggi dan rancangan.
Editor

Desainer khusus untuk membuat kover, sampul, banner, dsb. Dan juga membuat karya karya desain grafis misalnya: brosur, kartu nama, pin, logo, poster, dsb. Yang memerlukan sentuhan pandangan dan software yang harus dikuasai adalah : Corel draw,Adobe Photoshop,Freehand,Illustrator.
Layouter

Desianer khusus untuk membuat tatanan layout sebuah majalah atau koran atau publikasi yang lainya dan diharuskan mempunyai feel untuk tata letak agar enak dilihat. Sedangkan aplikasi yang harus dikuasai adalah Adobe Page Maker, MS.Publisher, Adobe In Design.
Art Director

Desainer khusus unuk membuat karya karya seni dari komputer yang bisa digunakan untuk visual effects ataupun hanya untuk hiasan saja. Membutuhkan kreativitas tinggi untuk membuat karya agung yang akan dibuat. Sedangkan software yang harus dikuasai adalah : Corel draw, Photoshop, Photo paint, Art creator.
Fotografer

Desianer khusus yang selain melakukan pengeditan foto juga merangkap sebagai fotografer, harus memiliki talenta khas fotografer serta mampu mengedit foto sesuai event atau yang perfect.
Animator

Desainer khusus bekerja pada bidang motion graphic, iklan atau film fantasi. Harus memiliki daya tahan tinggi, pengetahuan yang cukup tinggi , pengalaman dan harus menguasai Macromedia Flash, Adobe Flash, dsb.
Visualisator

Desainer khusus untuk memberikan gambaran sebuah produk atau karya dalam bentuk real / 3d dan harus memiliki kemampuan otak kanan yang cukup tinggi serta harus menguasai 3d Max, Autocad, Swift 3d, Digital Clay.
Video Editor

Desainer khusus untuk mengedit video atau film dan juga merangkap sebagai video shooter, harus memiliki imajinasi tinggi dan harus menguasai Adobe After Effects, 3d Maya, Adobe Premiere, Ulead Video Studio, Sony Vegas, Pinneacle.
Integrated Desainer

Desainer khusus yang membutuhkan integrasi dengan programmer misalnya pembuatan game, cd interaktif, web desain, dsb.

III. Modern Graphic Design Subfield

Desain Grafis: merancang / menyusun bahan (huruf, gambar dan unsur grafis lain) menjadi informasi visual pada media (cetak) yang dimengerti publik.

Ilustrasi: menampilkan informasi dengan ketrampilan gambar tangan dan penuangan daya imajinasi.

Fotografi: menampilkan informasi dengan ketrampilan menangkap cahaya melalui kamera dankepiawaian memilih / mengolah hasil bidikan

IV. What is Explanation About:


4.1 Animation

Animasi adalah gambar begerak yang terbentuk dari sekumpulan objek (gambar) yang disusun secara beraturan mengikuti alur pergerakan yang telah ditentukan pada setiap pertambahan hitungan waktu yang terjadi. Gambar atau objek yang dimaksud bisa berupa gambar manusia, hewan, maupun tulisan. Pada proses pembuatannya animator harus menggunakan logika berfikir untuk menentukan alur gerak suatu objek dari keadaan awal hingga keadaan akhir objek tersebut. Perencanaan yang matang dalam perumusan alur gerak berdasarkan logika yang tepat akan menghasilkan animasi yang menarik untuk disaksikan. Bila dilihat dari teknik pembuatannya animasi dibagi menjadi 3 yaitu animasi stop-motion, animasi tradisional, dan animasi computer.

4.2 Architecture

Seni dan ilmu dalam merancang bangunan. Dalam artian yang lebih luas, arsitektur mencakup merancang dan membangun keseluruhan lingkungan binaan, mulai dari level makro yaitu perencanaan kota, perancangan perkotaan, arsitektur lansekap, hingga ke level mikro yaitu desain bangunan, desain perabot dan desain produk. Arsitektur juga merujuk kepada hasil-hasil proses perancangan tersebut.

4.3 Art Direction

Art directon dilakukan oleh seorang art director yang secara teknis adalah koordinator lapangan yang melaksanakan eksekusi atas semua rancangan desain tata artistik/gambar kerja yang menjadi tanggungjawab pekerjaan production designer. Seluruh proses penyediaan material artistik sejak persiapan hingga berlangsungnya perekaman gambar dan suara saat produksi menjadi tanggunghawab seorang art director. Salah satu hal paling sulit yang dihadapi penata artisik adalah bagaimana menerjemahkan mood, pesan, konsep, dan rumusan ide dalam bentuk visual.

4.4 Communication Design

Desain komunikasi terbagi menjadi komunikasi visual dan komunikasi grafis. Desain Komunikasi Visual adalah ilmu yang mempelajari konsep komunikasi dan ungkapan kreatif, teknik dan media untuk menyampaikan pesan dan gagasan secara visual, termasuk audio dengan mengolah elemen desain grafis berupa bentuk gambar, huruf dan warna, serta tata letaknya, sehingga pesan dan gagasan dapat diterima oleh sasarannya. Sedangkan Komunikasi Grafis merupakan bagian dari Komunikasi Visual dalam lingkup statis, dua dimensi, dan umumnya berhubungan dengan percetakan / grafika. Dalam lingkup terminologi ini standar kompetensi Komunikasi Grafis dibuat.

4.5 Industry Design

Desain Industri adalah suatu kreasi tentang bentuk, konfigurasi, atau komposisi garis atau warna, atau garis dan warna, atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk, barang, komoditas industri, atau kerajinan tangan.

4.6 Copy Writing

Copywriting adalah seni penulisan pesan penjualan, copywriting merupakan kewiraniagaan (salesmanship) melalui media cetak ataupun elektronik, jika penulisan pesan tersebut gagal menarik perhatian (attention) ketertarikan (interest) keinginan (desire) keyakinan (conviction) dan tindakan (action) sebagaimana yang diinginkan maka pesan penjualan atau copy iklan tersebut telah gagal. Penulisan copy iklan merupakan keterampilan penulisan khusus dan memiliki gaya dan teknik penulisan yang sama sekali berbeda dari gaya penulisan yang lain.

V. The Influence of Graphic Design in Our World

5.1 Culture Influency -Ethics in Graphic Design / Ethic in Graphic Design

Kebudayaan yang digunakan dalam desain grafis secara tidak sengaja telah memberitahukan jati diri desainernya. Hal ini terlihat dari desainer yang banyak menggunakan berbagai cara untuk menyampaikan artinya, dan sering kali memanfaatkan norma-norma budaya bersama, nilai-nilai, sejarah dan bahasa. Penggunaan symbol atau tokoh heroi dari masa lalu untuk mendukung atau mewakili sudut pandang atau kualitas tertentu. Faktor budaya memberikan pengaruh luas, misalnya pengiklan harus mengetahui peranan yang dimainkan oleh budaya, sub budaya dan kelas sosial pembeli agar dapat memuaskan keinginan dan perilaku konsumen.

5.2 Movies

Pengaruh desain grafis di dunia perfilman ini bisa terlihat dari efek-efek grafis untuk menyajikan (seolah-olah) klimaks cerita di menit-menit pertama. Teknologi CGI biasa dipakai dalam pembuatan film, program televisi, dan beberapa iklan komersial, termasuk media cetak. Aplikasi ini memberikan kualitas grafis yang sangat tinggi dengan efek yang lebih terkontrol daripada metode konvensional seperti membuat miniatur untuk pembuatan adegan kecelakaan yang dramatis atau menambah aktor figuran untuk menggambarkan suasana keramaian penuh sesak.

VI. Graphic Design in Term of Modelling Huan Computer Interaction

Definisi:
Sekumpulan proses, dialog, dan kegiatan dimana melaluinya pengguna memanfaatkan dan berinteraksi dengan computer
Suatu disiplin ilmu yang menekankan pada aspek desain, evaluasi, dan implementasi dari sistem komputer interaktif untuk kegunaan manusia dengan mempertimbangkan fenomena-fenomena disekitar manusia itu sendiri
Suatu studi ilmiah tentang masyarakat didalam lingkungan kerjanya

6.2 User Experience Design (UXD or UED)

bagaimana cara seseorang merasakan ketika menggunakan sebuah produk, sistem, atau jasa. Pengalaman pengguna menyoroti aspek-aspek pengalaman, pengaruh, arti dan nilai dari interaksi manusia-komputer dan kepemilikan sebuah produk, juga termasuk persepsi seseorang mengenai aspek-aspek praktis seperti kegunaan, kemudahan penggunaan, dan efisiensi dari sebuah sistem. Pengalaman pengguna pada dasarnya subyektif, karena pengalaman pengguna berdasar atas perasaan dan pemikiran individu mengenai sebuah sistem. Pengalaman pengguna sifatnya dinamis, karena senantiasa berubah dari waktu ke waktu seiring berubahnya keadaan.


Sumber :